
Rumah untuk belajar bernalar, berbagi cerita, dan mendapatkan dukungan tanpa rasa takut.

Omah Nalar lahir di tahun 2023. Nalar adalah buah dari sebuah diskusi panjang mengenai krusialnya dunia pendidikan dan kesehatan reproduksi seksual di Indonesia.
Kemudian semakin berlanjut dan menguat karena munculnya keresahan akan kurangnya ruang belajar inklusif dan interaktif sesuai jenjang pendidikan.
Komunitas ini mulai dirumuskan dengan nama 'Omah Nalar'. Omah berarti rumah, sedangkan Nalar berarti kemampuan berpikir kritis. Omah Nalar diasumsikan dan diharapkan mampu menjadi rumah untuk belajar bernalar dan membekali diri.
Pada tahun 2024, program edukasi pertama kali mulai berjalan, antara lain: seminar parenting, workshop anti bullying hingga pelatihan penulisan. Kami memandang sasaran bukanlah objek belaka, namun juga subjek dalam setiap perubahan. Keterlibatan mereka adalah kunci dari keberhasilan dalam pemberdayaan.
Tahun berikutnya hingga saat ini, Omah Nalar terus berkembang dengan lebih banyak program, mitra, dan anggota. Kami berfokus pada bidang pendidikan dan bidang kesehatan reproduksi seksual sebagai fokus utama.

Area ini menjadi esensial bagi Omah Nalar. Omah Nalar memandang sudah saatnya bergerak untuk menjadi bagian dari solusi dalam mengurai urgensi.

Logo Nalar disusun dengan konsep gambar rumah yang berwarna ungu dengan perpaduan siluet manusia serta tanda tanya. Gambar rumah sendiri memiliki makna sebagai wadah atau tempat belajar. Warna ungu dipilih karena sarat dengan kebijaksanaan.
Siluet manusia dan tanda tanya mengilustrasikan kita sebagai manusia yang berpikir dan penuh dengan curiosity. Bagian kepala, tersusun warna merah, biru, kuning dan hijau. Merah bermakna berani, kuning — harapan, biru — teknologi, hijau — pertumbuhan.
Sementara, warna orange tegak di sisi atas, melambangkan fondasi kokoh pada segi kesehatan reproduksi.
Anggota komunitas yang peduli dan berkontribusi
Jadilah bagian dari perubahan untuk masa depan yang lebih baik